Rumah Sakit Apung Indonesia

Rumah Sakit Apung Indonesia

Potret Rumah Sakit Apung Indonesia

Salah satu faktor dibutuhkan Rumah Sakit Apung di Indonesia karena diketahui bahwa negara kita berbentuk kepulauan sehingga setiap pulau akan dibatasi oleh lautan.

Dengan adanya RS Apung maka diharapkan dapat dioperasikan ke daerah bencana ataupun ke daerah yang belum memiliki akses rumah sakit.

Terdapat paling tidak 3 bauh rumah sakit apung yang dimiliki. Ynag pertama bernama RS Apung dr Lie Dharmawan, yang kedua diberi nama Nusa Waluya I dana yang ketiga Nusa Waluya II.

Salah satu yang unik dari ketiganya mungkin RSA Nusa Waluya II karena kapal tersebut merupakan kapal tongkang yang didesain sedemikian rupa dan RSA Nusa Waluya II bisa disetarakan dengan RS tipe C karena faktor kelengkapan tindakan dan ruang yang tersedia dikapal tersebut.

Diatas RSA, disediakan beberapa ruang tindakan dan ruang perawatan yang lumayan lengkap dan handal untuk mengatasi bencana. Di dalamnya terdapat Instalasi Gawat Darurat, Ruang bedeah sampai dengan ruang perawatan bayi.

Untuk keperluan ibu hamil dan bayi, terdapat pelayanan USG dan raung rawat khusus bayi dan juga ruang bersalin lengkap.

Poli yang terdapat di atas kapal seperti poli penyakit dalam, poli gigi, poli umum, laboratorium x-ray. Alat mesin kejut jantung pun tersedia di RSA ini. Ruang bedah yang ada yaitu ruang bedah major dan ruang bedah minor.

Untuk kapasitas, RSA Nusa Waluya II memiliki jumlah yang lebih besar yaitu 40 kasur rawat inap..

RSA Nusa Waluya II sangat berkontribusi besar ketika terjadi bencana tsunami dan gemnpa yang melanda Sulawesi Tengah.

Pada saat ini mereka membagi menjadi 2 tim, tim yang ada di kapal dan tim yang bergerak ke darat mencari korban di darat.

Saat ini RSA disiagakan di Jakarta, namun dalam beberapa bulan ke depan RSA-RSA tersebut akan dikirim menuju pulau-pulau terpencil yang minim akses kesehatan.

Salah satu target untuk tahun 2020 adalah pulau Tanimbar yang memasng suatu wilayah bisa dibilang sangat terisolir.

Sang pendiri Rumah Sakit Apung yaitu dr Lie Dharmawan memang memiliki cita-cita luhur dari kecil. Dia terinspirasi pesan dari sang ibunda agar melayani dan tidak menarik biaya yang bisa mencekik rakyat biasa atau tidak mampu.

Baca juga artikel tentang: Melirik Rumah Sakit Indonesia Di Daerah Konflik

Author: jordan smith

Jordan memulai hasratnya untuk menulis sebagai penggemar olahraga. Anda akan melihatnya meliput beberapa liga bola basket selalu mencari cerita yang bagus untuk diceritakan. Dari waktu ke waktu, ia juga membenamkan diri dalam penulisan untuk olahraga lain seperti MMA dan Sepak Bola.